Masuk Indonesia, NBA Gandeng DBL

28-Jun-2008

Logo NBA DBL

Gelar Klinik dan Camp, Kirim Pemain ke Surabaya

 

SURABAYA – Liga basket paling bergengsi di dunia, National Basketball Association alias NBA, segera punya even resmi di Indonesia. Untuk itu, liga asal Amerika Serikat tersebut berkolaborasi dengan DetEksi Basketball League (DBL), liga pelajar terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Group.

Kerja sama itu bersifat multiyear (jangka panjang),untuk membantu mengembangkan popularitas basket dan kemampuan para pemain di Indonesia. Mulai Agustus tahun ini, NBA akan mengirimkan pemainnya ke Surabaya, tempat DBL berpusat.
Pemain itu akan menyaksikan final DBL Jawa Timur, pada Sabtu, 23 Agustus nanti. Bertempat DBL Arena, sebuah gedung basket baru di kawasan Ahmad Yani Surabaya, sang pemain akan memberi semangat kepada para finalis dan menyapa para penggemar.

Sehari kemudian, pemain itu akan tampil lagi dalam NBA Basketball Clinic. Memberi materi latihan dan pengalaman hidup kepada tim-tim juara DBL dari 11 kota di Indonesia. Klinik ini merupakan even resmi pertama NBA di Indonesia.

Pada pertengahan 2009 nanti, kerja sama bakal ditingkatkan. NBA dan DBL berkolaborasi menyelenggarakan Indonesia Development Camp yang pertama, juga di DBL Arena Surabaya.

Camp berlangsung lebih dari sehari, memberi materi yang jauh lebih komplet. Bukan sekadar mengirimkan pemain, NBA juga mengirimkan dua orang asisten pelatihnya ke Surabaya. Mereka akan menjadi instruktur untuk para pemain dan pelatih yang dipilih berdasarkan performa di DBL.

Dalam Indonesia Development Camp itu, para pemain dan pelatih mendapatkan pelatihan formal. Setiap hari juga diselenggarakan pertandingan, supaya para peserta bisa mengaplikasikan pelajaran yang baru saja mereka dapatkan.

Pada hari terakhir camp, 20 terbaik bakal turun dalam Indonesia Development Camp All-Star Game. Setelah itu, juga akan dipilih seorang MVP (most valuable player alias pemain terbaik).

Untuk nama pemain, NBA dan DBL akan segera mengumumkannya dalam waktu dekat ini.

Heidi Ueberroth, NBA President, Global Marketing Partnerships and International Business, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan yang pertama di Indonesia.
“Kami tak sabar memulai kolaborasi bersama DBL, menyelenggarakan even pertama kami di Indonesia,” kata Ueberroth. “Ini bakal menjadi program luar biasa untuk membantu mengembangkan basket dan kualitas permainan di Indonesia,” lanjutnya.

Commissioner DBL, Azrul Ananda, mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan liga paling bergengsi di dunia.

“Kami merasa terhormat dan senang bisa menjalin kerja sama multiyear untuk mengembangkan basket di Indonesia ini,” kata Azrul, yang juga wakil direktur di Jawa Pos. “NBA adalah liga paling bergengsi, dengan pelatih dan pemain terbaik di dunia. Program ini bakal memberi peluang istimewa bagi para pelatih dan pemain-pemain kami. Mereka bisa belajar dari sumber-sumber kelas dunia,” lanjut Azrul.

Berawal di Surabaya

DetEksi Basketball League dimulai di Surabaya pada 2004 lalu. Liga ini merupakan liga pelajar pertama yang menerapkan konsep Student Athlete di Indonesia. Pemain bukan hanya jago di lapangan, dia juga harus menunjukkan kemampuan di kelas. Kalau pemain itu pernah tidak naik kelas, maka dia tidak boleh bertanding.

Kompetisi ini terus berkembang. Pada 2007 lalu, kompetisi DBL di Jawa Timur diikuti oleh 220 tim SMP dan SMA, putra maupun putri. Jumlah penonton pun meroket, total mencapai hampir 60 ribu orang dalam sebulan pertandingan.

Tahun ini, dengan dukungan penuh Astra Honda Motor, DBL mengembangkan sayap. Honda DBL 2008 diselenggarakan di 11 kota, sepuluh provinsi. Antara Januari hingga Maret lalu, kompetisi sudah berlangsung di Mataram, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Manado, Semarang, dan Jogjakarta.

Di kebanyakan kota itu, kompetisi ini memecahkan rekor peserta dan penonton. Total, 112 ribu orang menyaksikan pertandingan di sembilan kota tersebut. “Kami benar-benar berterima kasih kepada Honda. Tanpa Honda, DBL mungkin tidak bisa berkembang seperti ini,” ujar Azrul.

Di Jawa Timur, kompetisi diselenggarakan pada Juli hingga Agustus mendatang. Pertandingan dibagi dalam dua wilayah, Surabaya dan Malang. Di Jatim sendiri, pesertanya sudah terbanyak di Indonesia. Mencapai 266 tim SMP dan SMA, melibatkan sekitar 5.500 pemain, ofisial, dan anggota yel-yel. Di Jatim, jumlah penonton diprediksikan lebih dari 70 ribu orang.

Total, 631 tim menjadi peserta Honda DBL 2008, melibatkan lebih dari 13.000 pemain, ofisial, dan yel-yel. Total penonton dari seluruh Indonesia diprediksikan lebih dari 180 ribu orang.

Meski diselenggarakan di berbagai provinsi, tidak ada juara nasional di DBL. “Liga kami seperti di Amerika Serikat. Di sana, tidak ada juara nasional SMA,” kata Azrul

Sebagai gantinya, semua juara diboyong di Surabaya, mengikuti latihan bersama pemain NBA. “Tahun depan, kami akan mengunjungi lebih banyak lagi provinsi. Di mana saja, tunggu kabarnya. Ikuti situs resmi DBL di http://www.deteksibasketball.com,” pungkas Azrul. (azz)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s