Jelang Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps (1)

Menunggu Miracle Michael Schumacher
24 Agustus 2011 – 08.40 WIB
Laporan AZRUL ANANDA, SurabayaMichael “Schumi” Schumacher mengawali karir di Formula 1 di Sirkuit Spa, pada 1991. Dia meraih victory perdana di tempat yang sama, pada 1992. Akhir pekan ini, 20 tahun kemudian, masih adakah “Schumi Miracle”Spa-Francorchamps (baca: Frankorsha), 25 Agustus 1991. Sebagai pembalap binaan Mercedes-Benz, Michael “Schumi” Schumacher dapat hadiah besar.

Ada lowongan membalap untuk Jordan-Ford, setelah pembalap utama tim itu, Bertrand Gachot, kena masalah hukum.

Kabarnya, Mercedes membayar Jordan, dan debut bersejarah pun dimulai. Secara mengejutkan, Schumi mampu meraih posisi start ketujuh, lebih baik dari rekannya yang sangat berpengalaman, Andrea de Cesaris.

Sayang, kopling mobilnya jebol saat start, sehingga Schumi tak pernah menyelesaikan putaran pertama lomba. Tapi itu tidak masalah, di lomba berikutnya, dia sudah dicaplok Benetton-Ford. Dan bersama tim itu, pada 1992 Schumi meraih kemenangan pertamanya. Juga di Spa-Francorchamps.

Ingat, di saat semua kejadian bersejarah itu terjadi, Sebastian Vettel (lahir 1987) yang kini memimpin klasemen masih balita! Umur empat tahun saat Schumi menjalani debut, umur lima tahun saat Schumi meraih kemenangan perdana!

Akhir pekan ini, Schumi merayakan 20 tahun debutnya di F1. Bersama Mercedes GP, bersama pabrikan yang dulu ?membiayai? debutnya bersama Jordan.

Katanya, Schumi bakal bikin pesta besar. “Ini bakal jadi momen spesial. Saya akan mengundang seluruh isi paddock untuk berpesta Sabtu malam nanti,” ucap pembalap Jerman berusia 42 tahun itu, seperti dikutip koran Cologne, Jerman, Express.

Ya, Schumi bakal mengajak berpesta. Tapi, pertanyaan yang lebih besar: Apakah dia bisa mengajak jutaan penggemarnya di seluruh dunia berpesta juga di hari Ahad, ketika Grand Prix Belgia berakhir?

Masih adakah “Schumi Miracle” (keajaiban Schumi) di Spa-Francorchamps? Sebab kalau masih ada, mungkin itu bisa menghapus segala kekecewaan sejak dia mulai comeback bersama Mercedes GP, musim 2010 lalu. Hingga sekarang, 30 lomba sudah dia jalani bersama Mercedes GP, tanpa sekalipun naik podium.

Sampai bikin orang hampir lupa, kalau dia itu juara dunia tujuh kali dan pernah juara lomba sebanyak 91 kali! Schumi mengaku akan berusaha memberikan hasil maksimal. “Bagi saya, Spa masih seperti ?ruang keluarga.? Inilah panggung tempat terjadinya banyak hal luar biasa dalam karir saya,” ucapnya lewat rilis resmi Mercedes GP.

“Mengenai persaingan di Spa, kami baru saja kembali dari libur musim panas dengan motivasi dan energi baru. Kami akan mencoba mengakhiri GP Belgia dengan tanda seru!” tambahnya.

Bicara soal peluang, Spa mungkin bakal memberi peluang terbaik bagi Mercedes GP untuk meraih hasil terbaik musim ini. Mobil mereka, W02, sejauh ini lebih happy melaju di trek yang cepat dan panjang. Belum lagi seringnya gangguan cuaca di Spa, yang membuat balapan menjadi semacam lotere.

“Layout sirkuit seharusnya lebih cocok untuk paket mobil kami, bila dibandingkan dengan dua lomba sebelum ini (Jerman dan Hungaria, Red),” kata Norbert Haug, bos Mercedes-Benz Motorsport.

Haug menegaskan, Schumi masih sangat mampu meraih hasil terbaik. Bukan hanya di Spa akhir pekan ini, tapi juga sampai tahun depan, tahun terakhir kontranya bersama Mercedes GP. “Dia (Schumi, Red) sangat ambisius, tapi tidak berlebihan. Apinya masih membara. Lihat saja matanya, Anda semua akan bisa melihatnya,? ujar Haug.(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s