Sejarah Jawa Pos

4 thoughts on “Sejarah Jawa Pos

  1. Saat ini saya sudah berhenti langganan Jawa Pos ,karena harganya menurut saya sudah terlalu mahal karena beberapa kali harganya dinaikkan sedang bobot berita nya terasa monoton / berkurang dibanding edisi Jawa pos beberapa tahun yang silam , sehingga saya beralih ke media online & kekoran yg lebih murah tapi masih saya pandang masih ada bobotnya , Saran saya harga jangan dinaikkan lagi dan mutu lebih ditingkatkan supaya Jawa Pos tetap eksis terima kasih

    • ma kasih atas komentarnya…saya hanyalah yang mengklipping tulisan azrul ananda. jadi ini bukanlah blognya azrul ananda. ini hanyalah kumpulan tulisan azrul ananda yang saya coba kumpulkan. terima kasih.

      • Terima kasih atas perhatian Anda ,tentu akan lebih baik bila saran saya tersebut bisa di teruskan ke Bpk Azrul Ananda , sehingga blog Anda benar benar mempunyai nilai manfaat baik bagi pembaca , Bpk Azrul dan juga bagi Jawa Pos Grup , sekali lagi terima kasih atas bantuannya , GBU

      • kami pun sebetulnya mau menyampaikan apa-apa yang menjadi keluhan anda. tapi saya sendiri bukan pegawainya atau punya hubungan dengan jawa pos atau hubungan dengan karyawannya sekalipun..saya hanya lah secret admire nya dia. maap sebelumnya…terima kasih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s